Our Partnership

Showing posts with label Sepakbola. Show all posts
Showing posts with label Sepakbola. Show all posts

Bambang Pamungkas Masuk 5 Besar Pemain Sepakbola Asia Terbaik Versi ESPN

Bambang Pamungkas Pemain Sepakbola Asia Terbaik  Versi ESPN -TEMPO.CO, Jakarta - Nama Bambang Pamungkas mungkin sudah tidak asing lagi di telinga pencinta sepak bola Indonesia. Berbagai macam penghargaan pernah disematkan kepada penyerang Persija Jakarta itu. Namun, pernahkah anda membayangkan namanya ada di atas pemain-pemain Asia yang merumput di Eropa?

Ya, Bepe--sapaan akrab Bambang Pamungkas--masuk ke dalam daftar 10 pemain terbaik Asia 2012. Prestasi itu di didapat setelah kolumnis ESPN, John Duerden, menyusun nama-nama pesepak bola Asia yang tampil gemilang pada 2012.

Hebatnya, dari 10 pemain tersebut nama Bepe berada di urutan kelima, di atas bek Inter Milan Yuto Nagatomo dan kiper Wigan Athletic Ali Al Habsi. Penilaian ESPN memang sedikit menimbulkan tanda tanya, tetapi mereka memiliki penilaian tersendiri yang membuat Bepe berada di urutan kelima.

"Terkadang sepak bola tidak hanya tentang mencetak. Meskipun Bambang telah melakukannya sekali lagi, mencetak 16 gol untuk klub tercintanya Persija Jakarta. Tetapi, dia telah melakukan hal yang lebih dari itu," Duerden menuliskan itu di situs ESPN.

Menurut Duerden, Bepe kerap menjadi juru bicara untuk pesepak bola di Indonesia yang tersandung masalah dalam sepak bola Indonesia. Dia juga membantu pesepak bola yang tidak digaji tepat pada waktunya. Sosok Bepe di Indonesia menjadi figur yang memiliki visi dan jiwa kepemimpinan dari sebuah negara memiliki keterbatasan, setidaknya dalam hal lapangan sepak bola.




 
"Dia juga menyerukan penentangan terhadap perpecahan dalam persepakbolaan Indonesia yang memiliki dua liga dan organisasi. Mungkin sulit bagi orang lain untuk mencontoh apa yang Bambang lakukan di atas lapangan. Tetapi semuanya bisa belajar dari striker itu di luar lapangan," ujar Duerden.

Prestasi ini jelas membanggakan nama Indonesia di pentas sepak bola internasional yang surut dengan prestasi. Apalagi, saat ini sepak bola Indonesia sedang kisruh. Lantaran ada dua organisasi yang menjalankan liga sepak bola masing-masing di Indonesia.

Bahkan FIFA mengancam akan memberikan sanksi kepada Indonesia jika mereka tidak bisa menyelesaikan permasalahan sepak bola di Indonesia. Oleh karena itu, terpilihnya Bepe dalam daftar 10 pesepak bola terbaik Asia 2012 sedikit mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional.

Meskipun kini telah berusia 32 tahun, Bepe tetap tajam sebagai ujung tombak tim Macan Kemayoran--julukan Persija. Sepanjang musim 2011-2012 Liga Super Indonesia, Bepe mencetak 16 gol dari 33 pertandingan bersama tim Ibu Kota Jakarta itu.

Berikut 10 Pemain Sepak Bola Asia Terbaik 2012 versi ESPN:

1. Omar Abdulrahman (Uni Emirat Arab dan Al Ain);
2. Shinji Kagawa (Jepang dan Manchester United);
3. Koo Ja-cheol (Korea Selatan dan FC Augsburg);
4. Lee Keun-ho (Korea Selatan dan Ulsan Horangi);
5. Bambang Pamungkas (Indonesia dan Persija Jakarta);
6. Yuto Nagatomo (Jepang dan Inter Milan);
7. Teerasil Dangda (Thailand dan Muangthong United);
8. Amjad Radhi (Irak dan Arbil);
9. Rozaimi Rahman (Malaysia dan Harimau Muda);
10. Ali Al Habsi (Oman dan Wigan Athletic).

FIFA : Jabulani Bermasalah

JOHANNESBURG, Kompas.com - FIFA akhirnya mengakui bahwa ada sesuatu yang salah dengan si Jabulani, bola resmi Piala Dunia 2010. Meskipun demikian, otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut takkan mengambil langkah apapun, hingga perhelatan pesta antarnegara-negara yang berlangsung di Afrika Selatan itu usai.

Sebelumnya, sudah muncul berbagai pernyataan miring tentang bola tersebut. Banyak pemain yang mengeluh, karena gerakan si kulit bundar itu terlalu sulit untuk diprediksi dan terlalu ringan, sehingga mudah bergerak ketika di udara.

"Kami tidak tuli," ujar sekretaris jenderal FIFA Jerome Valcke, Sabtu (26/6/10), dalam jumpa pers. "FIFA akhirnya tidak tahan dengan berbagai pernyataan tentang bola ini."

Valcke mengatakan, FIFA akan mendiskusikan persoalan tersebut dengan para pelatih dan semua tim, setelah Piala Dunia. Setelah itu, mereka akan melakukan pertemuan dengan Adidas, pabrik pembuat bola tersebut.

"Ada aturan mengenai ukuran dan berat. ... Tetapi bola ini tidak sempurna," tambahnya.

Para penjaga gawang sudah mengajukan keberatan mereka tentang bola ini, hampir di setiap pertandingan Piala Dunia. Bahkan, saat ini para penyerang dan pelatih, juga mengemukakan hal yang serupa.

Manajer Brasil Dunga, sudah pernah beradu mulut dengan Valcke mengenai Jabulani, sebelum turnamen dimulai. Kemudian, bek Denmark Daniel Agger mengatakan, bola ini membuat kebanyakan pemain di lapangan terlihat seperti "para pelaut mabuk".

Jabulani juga mungkin akan membuat lebih banyak persoalan lagi di fase knock-out yang dimulai Sabtu (26/6/10) ini, ketika pemenang pertandingan mungkin ditentukan lewat drama adu penalti.

"Banyak bola yang sudah diubah dalam dua tahun terakhir, dan semuanya menjadi lebih cepat dan selain itu, di Johannesburg kami bermain pada ketinggian 1.700 meter, yang mana akan membuat bola menjadi lebih cepat lagi," ujar mantan penjaga gawang Jerman Oliver Kahn. "Dengan demikian, para penjaga gawang harus bekerja keras."

Adidas sudah mengikat kontrak sebagai penyuplai bola Piala Dunia sejak tahun 1970 hingga 2014. Perusahaan Jerman ini bersikeras Jabulani tak menimbulkan masalah, karena semua tim yang lolos kualifikasi, sudah diberikan kesempatan untuk melakukan ujicoba, sebelum tampil di Piala Dunia 2010 ini.

Gebrakan Tim Kuda Hitam - World Cup 2010

Kembali di ajang World Cup 2010, yang diadakan di South Africa memberikan kejutan - kejutan bagi negara kuda hitam.. Banyaknya hasil dari pertandingan yang selalu berlawan dari berbagai prediksi banyak pengamat sepakbola dunia.

Sebagai contoh, Jerman kembali ditaklukkan oleh Serbia sebagai salah satu tim kuda hitam yang sangat tidak diunggulkan pada ajang spektakuler ini. Kemarin (18 Juni 2010), Jerman saat menjamu Serbia pada menit awal pertandingan sangat mendominasi jalannya pertandingan. Jerman mulai menunjukkan tanda - tanda kekalahan yang bermula diberikannya kartu merah oleh wasit kepada Klose. Sehingga Jerman harus hanya bermain 10 orang saja. Sehingga pada akhir pertandingan lebih memihak kepada tim Kuda Hitam Serbia dengan score 1 - 0.

Dan juga lagi - lagi salah satu negara favorite juara World Cup 2010 dijegal oleh tim kuda hitam, yaitu Inggris dimana tim ini terdapat berbagai nama pemain terbaik dunia (John Terry, Gerard, Peter Crouch, dll) tidak begitu bernasib baik pada babak penyisihan World Cup 2010 ini. Sejak pada awal babak penyisihan, Inggris yang menjamu tim Paman Sam (USA) harus ditahan imbang, salah satu penyebab gagalnya Inggris dikarenakan terjadinya blunder yang dilakukan kiper Inggris pada saat - saat Injury Time, Dan juga saat melawan Aljazair, lagi - lagi Terry Cs tidak dapat menampilkan permainan terbaik mereka, dan hanya dapat memperoleh 1 point pada laga ini..

Sehingga hal ini dapat membenarkan beberapa teori bahwa bola itu bundar, setiap tim baik yang Kuda Hitam sekalipun walaupun catatan diatas kertas sangat tidak diunggulkan akan tetapi mereka tetap memiliki peluang untuk menag, dan tentunya akan memberikan pukulan bagi tim negara Unggulan lainnya..

Bola Jabulani - Bola Piala Dunia 2010 South Africa


Bola ini dibuat dan didesain khusus oleh Adidas. Nama Jabulani diambil dari bahasa Bantu, salah satu dari 11 bahasa resmi di Afrika Selatan (Afsel), tuan rumah Piala Dunia 2010. Arti dari Jabulani kurang lebih "untuk merayakan".



Makna angka 11 menjadi salah satu inspirasi pembuatan bola tersebut. Kebetulan, di Afsel ada 11 suku dan 11 bahasa resmi. Selain itu, angka 11 merupakan jumlah pemain dalam setiap tim. Maka, desain bola ini tak jauh-jauh dari filosofi angka tersebut.

Maka, bola itu memiliki 11 warna. Warna-warna cerah penuh semangat dari Afsel sangat dominan dalam bola tersebut.

Ada gambar segitiga yang terispirasi dari figur luar Stadion Johannesburg's Soccer City. Masing-masing elemen desain tersebut menampilkan warna cerah Afsel.

""Bola itu dibuat dengan teknologi mutakhir dengan profil 'Grip 'n Groove' yang dikembangkan baru-baru ini. Teknologi ini membuat bola sangat imbang, mampu melesat dengan baik dan mudah digunakan untuk dribel. Bahkan, bola ini tak terpengaruh cuaca. Ditendang akan terasa sama saja baik dalam keadaan kering atau saat hujan," jelas Monica Ang, Brand Communication Manager Adidias Indonesia, di Jakarta, Jumat (4/12).

Menurut Monica Ang, Jabulani sudah diuji di laboratorium Adidas di Scheinfeld, Jerman. Selain itu, pengujian juga dilakukan di beberapa tempat oleh pemain-emain profesional di Universitas Loughborough Inggris, AC Milan, Bayern Muenchen, Orlando Pirates, dan Ajax Cape Town.

Jabulani merupakan bola ke-11 Adidas yang dipakai untuk Piala Dunia. Sepuluh bola sebelumnya adalah The Telstar (Piala Dunia 1970), The Telstar Durlast (Piala Dunia 1974, The Tango (Piala Dunia 1978), The Espana (Piala Dunia 1982), Azteca (Piala Duia 1986), Etusco Unico (Piala Dunia 1990), Questra (Piala Dunia 1994), Tricolore (Piala Dunia 1998), Fevernova (Piala Dunia 2002), dan Teamgeist (Piala Dunia 2006).

Our Partnership

 
Ivan Things © 2012 | Designed by LogosDatabase.com, in collaboration with Credit Card Machines, Corporate Headquarters and Motivational Quotes