Our Partnership

Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Cerita Motivasi. Show all posts

Kisah Kakek Penjual Amplop di ITB - True Story..

Kisah nyata ini ditulis oleh seorang dosen ITB bernama Rinaldi Munir mengenai seorang kakek yang tidak gentar berjuang untuk hidup dengan mencari nafkah dari hasil berjualan amplop di Masjid Salman ITB. Jaman sekarang amplop bukanlah sesuatu yang sangat dibutuhkan, tidak jarang kakek ini tidak laku jualannya dan pulang dengan tangan hampa. Mari kita simak ki
sah Kakek Penjual Amplop di ITB.

Setiap menuju ke Masjid Salman ITB untuk shalat Jumat saya selalu melihat seorang Kakek tua yang duduk terpekur di depan dagangannya. Dia menjual kertas amplop yang sudah dibungkus di dalam plastik. Sepintas barang jualannya itu terasa “aneh” di antara pedagang lain yang memenuhi pasar kaget di seputaran Jalan Ganesha setiap hari Jumat. Pedagang di pasar kaget umumnya berjualan makanan, pakaian, DVD bajakan, barang mainan anak, sepatu dan barang-barang asesori lainnya. Tentu agak aneh dia “nyempil” sendiri menjual amplop, barang yang tidak terlalu dibutuhkan pada zaman yang serba elektronis seperti saat ini. Masa kejayaan pengiriman surat secara konvensional sudah berlalu, namun Kakek itu tetap menjual amplop. Mungkin Kakek itu tidak mengikuti perkembangan zaman, apalagi perkembangan teknologi informasi yang serba cepat dan instan, sehingga dia pikir masih ada orang yang membutuhkan amplop untuk berkirim surat.









Kehadiran Kakek tua dengan dagangannya yang tidak laku-laku itu menimbulkan rasa iba. Siapa sih yang mau membeli amplopnya itu? Tidak satupun orang yang lewat menuju masjid tertarik untuk membelinya. Lalu lalang orang yang bergegas menuju masjid Salman seolah tidak mempedulikan kehadiran Kakek tua itu.


Kemarin ketika hendak shalat Jumat di Salman saya melihat Kakek tua itu lagi sedang duduk terpekur. Saya sudah berjanji akan membeli amplopnya itu usai shalat, meskipun sebenarnya saya tidak terlalu membutuhkan benda tersebut. Yach, sekedar ingin membantu Kakek itu melariskan dagangannya. Seusai shalat Jumat dan hendak kembali ke kantor, saya menghampiri Kakek tadi. Saya tanya berapa harga amplopnya dalam satu bungkus plastik itu. “Seribu”, jawabnya dengan suara lirih. Oh Tuhan, harga sebungkus amplop yang isinnya sepuluh lembar itu hanya seribu rupiah? Uang sebesar itu hanya cukup untuk membeli dua gorengan bala-bala pada pedagang gorengan di dekatnya. Uang seribu rupiah yang tidak terlalu berarti bagi kita, tetapi bagi Kakek tua itu sangatlah berarti. Saya tercekat dan berusaha menahan air mata keharuan mendengar harga yang sangat murah itu. “Saya beli ya pak, sepuluh bungkus”, kata saya.


Kakek itu terlihat gembira karena saya membeli amplopnya dalam jumlah banyak. Dia memasukkan sepuluh bungkus amplop yang isinya sepuluh lembar per bungkusnya ke dalam bekas kotak amplop. Tangannya terlihat bergetar ketika memasukkan bungkusan amplop ke dalam kotak.
Saya bertanya kembali kenapa dia menjual amplop semurah itu. Padahal kalau kita membeli amplop di warung tidak mungkin dapat seratus rupiah satu. Dengan uang seribu mungkin hanya dapat lima buah amplop. Kakek itu menunjukkan kepada saya lembar kwitansi pembelian amplop di toko grosir. Tertulis di kwitansi itu nota pembelian 10 bungkus amplop surat senilai Rp7500. “Kakek cuma ambil sedikit”, lirihnya. Jadi, dia hanya mengambil keuntungan Rp250 untuk satu bungkus amplop yang isinya 10 lembar itu. Saya jadi terharu mendengar jawaban jujur si Kakek tua. Jika pedagang nakal ‘menipu’ harga dengan menaikkan harga jual sehingga keuntungan berlipat-lipat, Kakek tua itu hanya mengambil keuntungan yang tidak seberapa. Andaipun terjual sepuluh bungkus amplop saja keuntungannya tidak sampai untuk membeli nasi bungkus di pinggir jalan. Siapalah orang yang mau membeli amplop banyak-banyak pada zaman sekarang? Dalam sehari belum tentu laku sepuluh bungkus saja, apalagi untuk dua puluh bungkus amplop agar dapat membeli nasi.

Setelah selesai saya bayar Rp10.000 untuk sepuluh bungkus amplop, saya kembali menuju kantor. Tidak lupa saya selipkan sedikit uang lebih buat Kakek tua itu untuk membeli makan siang. Si Kakek tua menerima uang itu dengan tangan bergetar sambil mengucapkan terima kasih dengan suara hampir menangis. Saya segera bergegas pergi meninggalkannya karena mata ini sudah tidak tahan untuk meluruhkan air mata. Sambil berjalan saya teringat status seorang teman di fesbuk yang bunyinya begini: “Kakek-Kakek tua menjajakan barang dagangan yang tak laku-laku, ibu-ibu tua yang duduk tepekur di depan warungnya yang selalu sepi. Carilah alasan-alasan untuk membeli barang-barang dari mereka, meski kita tidak membutuhkannya saat ini. Jangan selalu beli barang di mal-mal dan toko-toko yang nyaman dan lengkap….”.

Si Kakek tua penjual amplop adalah salah satu dari mereka, yaitu para pedagang kaki lima yang barangnya tidak laku-laku. Cara paling mudah dan sederhana untuk membantu mereka adalah bukan memberi mereka uang, tetapi belilah jualan mereka atau pakailah jasa mereka. Meskipun barang-barang yang dijual oleh mereka sedikit lebih mahal daripada harga di mal dan toko, tetapi dengan membeli dagangan mereka insya Allah lebih banyak barokahnya, karena secara tidak langsung kita telah membantu kelangsungan usaha dan hidup mereka.

Dalam pandangan saya Kakek tua itu lebih terhormat daripada pengemis yang berkeliaran di masjid Salman, meminta-minta kepada orang yang lewat. Para pengemis itu mengerahkan anak-anak untuk memancing iba para pejalan kaki. Tetapi si Kakek tua tidak mau mengemis, ia tetap kukuh berjualan amplop yang keuntungannya tidak seberapa itu.

Di kantor saya amati lagi bungkusan amplop yang saya beli dari si Kakek tua tadi. Mungkin benar saya tidak terlalu membutuhkan amplop surat itu saat ini, tetapi uang sepuluh ribu yang saya keluarkan tadi sangat dibutuhkan si Kakek tua.

Kotak amplop yang berisi 10 bungkus amplop tadi saya simpan di sudut meja kerja. Siapa tahu nanti saya akan memerlukannya. Mungkin pada hari Jumat pekan-pekan selanjutnya saya akan melihat si Kakek tua berjualan kembali di sana, duduk melamun di depan dagangannya yang tak laku-laku.

Tips Mengatasi Konflik Individu Di Tempat Kerja

Loading image... 
Menangani konflik yang terjadi antara para staf menjadi salah satu pekerjaan yang kerap dilakukan para 
supervisor dan manajer di semua sektor bisnis. Konflik tersebut umumnya terbagi dua, yakni ketidaksepakatan tentang ide-ide, keputusan dan tindakan dalam organisasi, dan yang kedua adalah perbedaan kepribadian pekerja.

Sederhananya, dari dua jenis konflik ini, konflik karakterlah yang lebih sulit untuk diselesaikan. Hal ini dikarenakan perselisihan didorong oleh emosi, dan sulit rasanya untuk ikut campur dan ikut terlibat dalam keruhnya masalah. Bisa-bisa konflik juga dapat menimpa Anda.

Seperti dikutip dari Howtodothings, meskipun terdengar sepele, konflik antara staf bisa berujung terganggunya proses kerja dan perusahaan itu sendiri. Melemahnya semangat kerja, rutinitas kerja yang terganggu, kerja sama tim yang tak lagi solid, hingga produktivitas yang menurun. Membiarkan situasi ini akan mengakibatkan kerugian yang lebih besar, jadi sebagai atasan, sebaiknya Anda campur tangan dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan sebagai penengah.

1. Ciptakan dan jaga lingkungan kerja yang ramah dan bersahabat. Gunakan kata-kata dan tindakan yang sopan di tempat kerja Anda. Jika Anda melakukannya, secara tak langsung akan membuat rekan kerja mengikutinya. Terbukti lingkungan kerja yang nyaman dan bersahabat sudah cukup untuk mengurangi konflik kepribadian. Stres kerja dan persaingan di kantor juga bisa menjadi akar dari kebanyakan konflik. Jika demikian, lakukan beberapa cara untuk meringankannya.

2. Pisahkan staf yang berdebat namun tetap pertemukan dengan semua staf lain dalam meeting besar. Saat konflik terjadi, disarankan untuk memindahkan kelompok-kelompok yang sedang konflik untuk menjauh dari satu sama lain. Hal ini untuk mencegah situasi makin parah. Namun, ketika saatnya untuk berbicara tentang masalah ini, hindari meeting dengan kedua staf secara terpisah. Biarkan setiap individu menyelesaikan masalah mereka tanpa gangguan dari kelompok lain. Sekali lagi, tidak memungkinkan sebuah kelompok bisa memicu konflik staf dari kelompok yang lain.

3. Biarkan kelompok atau individu memberikan solusi. Mereka yang terlibat langsung akan tahu cara terbaik untuk memecahkan masalah. Mintalah pihak yang sedang berkonflik untuk menuliskan solusi pribadi. Seringkali, dengan menempatkan pikiran mereka di atas kertas, memungkinkan para staf untuk memahami situasi yang lebih baik dan menyadari betapa kecil argumen. Ingatkan mereka untuk lebih spesifik tentang tindakan yang mereka inginkan dari pihak lain. Setelah solusi telah ditulis, mintalah pihak lain untuk membacanya dan berkomitmen untuk melakukan yang terbaik dalam memecahkan masalah. Beri mereka rentang waktu untuk meninjau kembali permasalahan yang dialami.

4. Simpanlah catatan tentang insiden tersebut. Ketika konflik kepribadian atau perselisihan lainnya terjadi, pastikan untuk mengingatkan kembali berdasarkan catatan itu. Dokumentasikan mulai dari konflik, tanggal kejadian, nama-nama yang terlibat, dan langkah-langkah yang diambil untuk menyelesaikan konflik. Catatan ini akan membantu Anda memahami isu-isu yang terjadi di kantor serta membantu untuk mengetahui apakah ada sumber utama dari masalah yang harus Anda selesaikan. Selain itu, catatan ini akan membantu Anda mengatasi konflik serupa yang muncul di kemudian hari. Familiar dengan masalah akan membuat Anda bertindak lebih cepat.

4. Campur tangan dalam konflik individu memang menantang, namun harus diimbangi dengan kekuatan posisi Anda. Mengabaikan masalah bukanlah pilihan. Mereka hanya akan tumbuh lebih besar sampai akhirnya meledak bagai bom waktu. Tak terelakkan kadang kekerasan verbal dan fisik terluapkan. Pada awalnya akan terasa sulit namun Anda harus menyelesaikannya. Baca lebih banyak buku dan artikel tentang manajemen individu. Jika mungkin, pergi ke seminar yang berhubungan dengan mediasi dan resolusi konflik. Hal ini mungkin mahal, tapi organisasi Anda akan mendapatkan keuntungan yang tak ternilai.

6 Cara Atasi Rasa Malu Pada Orang Yang Disukai

Jika Anda menyadari bahwa diri Anda memiliki sifat pemalu, terutama saat berbicara dengan lawan jenis, hal tersebut wajar. Yang perlu dilakukan agar tidak terlihat canggung adalah dengan menguasai rasa malu tersebut.

Terlebih jika Anda malu untuk berbincang dengan orang yang Anda sukai. Untuk menyukseskan usaha tersebut, diperlukan beberapa kiat ini seperti yang dilansir oleh situs She Knows.

Berlatih

Cobalah berlatih dahulu dengan orang yang mudah ditemui sehari-hari. Ajaklah dia mengobrol, misalnya kasir swalayan saat membeli makanan, atau orang di samping Anda saat berada di bus menuju ke kantor. Dengan membiasakan mengobrol dengan orang-orang di sekitar Anda, perlahan tapi pasti sifat pemalu akan berkurang.

Banyak Membaca

Perluas pengetahuan Anda dengan membaca. Mulai dari koran, majalah hingga artikel-artikel yang bisa Anda temukan di internet. Dengan begitu, maka Anda dapat memperluas bahan perbincangan saat berbincang dengan tipe orang dengan minat dan latar belakang yang berbeda-beda.

Menulis Jurnal

Tuangkan pengalaman Anda tentang perbincangan yang menarik dalam jurnal harian. Anda bisa membacanya sekali-kali untuk mengingatkan pengalaman menarik yang dimiliki dan membaginya dengan orang lain.

Berlatih di Depan Kaca

Untuk meningkatkan kualitas diri, Anda bisa berlatih di depan kaca. Perhatikan gaya bicara saat berbicara. Pastikan Anda terlihat cukup ekspresif. Kebanyakan orang suka dengan gaya bicara yang ekspresif.

Coba Hal Baru

Sama seperti membaca, mencoba hal baru akan memberikan pengalaman baru bagi Anda. Mencoba restoran baru yang sedang hits atau pergi ke tempat yang belum pernah dikunjungi akan membuat wawasan Anda semakin luas.

Jadilah Pendengar yang Baik

Saat seseorang menceritakan kisahnya kepada Anda, sebaiknya dengarkan dengan seksama. Berikan sedikit tanggapan positif tanpa terkesan mengguruinya. Hal ini sangat baik bagi membangun imej diri untuk terlihat lebih baik.

Ketika Anda sudah mahir dalam mengajak orang lain mengobrol, maka akan mudah untuk mendekati orang yang disukai. Selain itu, Anda kan terlihat lebih menarik bagi orang tersebut karena wawasan dan pengalaman yang dimiliki. Selamat mencoba!

Cara Mengatasi Rasa Malu

Setiap manusia memiliki rasa malu, besar maupun kecil. Namun, rasa malu berlebih dapat membuat Anda sulit untuk maju di berbagai bidang. Padahal menjadi seorang pemalu bukan berarti Anda harus kalah.

Jika Anda masih berjuang dengan rasa malu berlebih, berikut sembilan cara mudah mengatasinya :

Fokuskan pada hal positif

Si pemalu umumnya sulit menunjukkan imej diri. Nah, untuk mengatasinya, ingatkan diri pada apa yang membuat Anda cukup percaya diri. Yaitu senyum, kecerdasan, dan karier Anda. Lalu fokuskan ketiganya pada situasi sosial.

Bukan pusat perhatian

Penting disadari untuk si pemalu, dia bukan pusat perhatian. Tidak ada yang selalu mengamati gerak-gerik dan menghakimi Anda. Dengan begitu, Anda dapat merasa lebih "enteng" menjalani hari.

Jangan melabeli diri “pemalu”

Setop melabeli diri sebagai seorang pemalu. Itu hanya akan merusak usaha Anda untuk berhenti menjadi si pemalu.

Tenang

Saat kondisi terasa canggung, disarankan bagi si pemalu untuk tenang dan bernapas agar apa yang dia lakukan dapat lebih terarah, tidak terburu-buru, dan tidak melakukan hal yang ceroboh.

Jangan berusaha jadi yang sempurna

Tidak ada manusia yang sempurna. Jadi, berhenti mengkhawatirkan harapan seseorang untuk Anda dapat tampil sempurna. 

Keluar dan hadapi

Kita tahu Anda malu untuk berhadapan dengan lingkungan. Daripada mengunci diri terhadap kehidupan luar, mengapa tidak mulai melatih bagaimana berhubungan bersama orang lain dengan cara yang lebih benar. 

Belajar menerima pujian dan penolakan

Cara terbaik untuk menerima pujian ialah tersenyum dan mengucapkan terima kasih, sangat simpel bukan? Bagaimana dengan penolakan? Terima dengan lapang dada agar tidak berdampak lebih buruk pada diri Anda.

Belajar dari kesalahan

Jika Anda rasa yang sudah dilakukan untuk mengatasi rasa malu masih salah, ada baiknya Anda jadikan itu pelajaran. 

Dukungan

Minta dukungan orang terdekat untuk membantu Anda mengatasi rasa malu. Biarkan dia tahu rencana Anda dan kapan Anda membutuhkan dukungannya. Semisal, dalam waktu dekat dia dapat menemani Anda mengha
diri acara kantor.

-saya termasuk orang yang pemalu, dan sedang proses mencoba tips ini, dan hasilnya lumayan lho.. dikit demi sedikit makin ga tau malu ternyata :D -

Strategi Kesuksesan dan Kekayaan

1.Sikap

Sikap adalah satu faktor penentu kesuksesan dalam apapun juga perkara yang anda lakukan. Einstein mengatakan bahwa sikap adalah 99% penentu kesuksesan atau kegagalan seseorang.

Anda semestinya mempunyai sikap yang positif dalam apapun juga bidang yang anda lakukan, jika anda mau memperoleh kesuksesan.

Apakah anda sedang sadar, hendak melelapkan mata, bekerja – apa pun juga yang anda lakukan, anda semestinya menanamkan sikap positif. Apabila suatu perkara tidak menjadi seperti yang anda harapkan, anda seharusnya terus bersikap positif. Jika anda bangun lewat, jangan merasa bosan, sebaliknya anda harus berfikiran positif dan berkata kepada diri anda sendiri “ ok, hari ini aku terlewat bangun, sekarang aku perlu lakukan yang terbaik untuk hari ini”.

Saya tidak percaya bahwa mereka yang sukses pada hari ini bisa mencapai tahap itu tanpa mempunyai sikap yang baik dan positif.

Sebenarnya lebih mudah untuk berfikiran negatif, dan untuk pengetahuan anda, untuk berfikiran positif memerlukan sedikit usaha. Tempelkan satu nota di atas meja anda, di dalam mobil, cermin dikamar mandi yang tertulis “SIKAP”. Apabila anda melihat nota itu, berhenti sejenak dan berfikir tentang perkara yang sudah berlaku pada hari itu, dan jika ada kalanya anda merasa tidak berfikiran positif, fikirkan semula dan teruskan kerja yang anda lakukan.

Jika anda bersikap positif, semua perkara yang anda lakukan akan menjadi lebih mudah. Jika ada perkara yang tidak suka anda lakukan, jangan biarkan sehingga pada saat akhir, bahkan lakukan dulu perkara tersebut dan fikirkan “Saya mau mengerjakan kerja ini sampai selesai kemudian saya bisa buat kerja yang saya suka !”. Cobalah tehnik ini dan anda pasti akan merasakan perbedaannya.

2. Ambil tindakan

Ini merupakan satu isu yang besar kepada kebanyakan orang, mereka mempunyai ide bisnis yang baik, mereka memberitahu kepada kawan-kawan tentang bisnis yang hendak dimulai, kawan-kawan menjadi positif dan mendukung. Kemudian mereka beritahu kepada beberapa orang lain sehinggalah menjadi senyap begitu saja.

Jika anda mempunyai ide yang bagus tidak menjadi masalah, tetapi anda perlu membuat tindakan. Kemudian apabila anda sudah mulai melakukan sesuatu, anda perlu mengambil beberapa lagi langkah seterusnya sehinggalah mencapai kesuksesan.

Jika anda mempunyai peluang atau ide pada masa ini, mungkin sesuatu yang sudah lama anda fikirkan, berhenti berbicara dan berfikir tentangnya – LAKUKAN SAJA.

Saya mempunyai banyak sahabat yang datang berjumpa dan berbicara tentang ide-ide bisnis seperti seolah-olah mereka yang menyuruh saya melakukan bisnis tersebut. Saya bisa menolong mereka, beri pendapat, tetapi yang menyedihkan ialah 90% daripada mereka tidak pernah membuat tindakan. Jika anda tidak membuat tindakan, anda membohongi hak anda untuk satu kesuksesan.

3. Tukar Bagaimana Anda Diprogramkan

Sejak dari bangku persekolahan lagi kita selalu terfikir seperti yang selalu diberitahu oleh orang-orang dewasa bahwa “ belajar yang pandai supaya dapatkan kerja yang baik”. Saya harap anda jangan salah anggap, saya fikir apabila kita disekolah kita perlu belajar apa yang perlu kemudian buka bisnis anda sendiri!

80% jutawan pada hari ini mencapai impian mereka dengan memulai bisnis sendiri. Mungkin anda sudah maklum, jika anda benar-benar mau kebebasan keuangan, masa depannya ialah dengan membuka usaha sendiri.

Sudah tentu bisnis sendiri harus menanggung resiko, dan anda bisa mengurangi resiko tersebut dengan memulainya secara sampingan, dan gunakan tehnik yang saya tunjukkan dengan modal yang kecil, tetapi imbalannya sangat banyak dan menguntungkan.

4. Tuliskan Apa Yang Anda Fikirkan

Saya tidak peduli sebaik apapun memori yang anda miliki, tetapi mengapa perlu dibiarkan saja. Mengapa perlu menanggung resiko jika terlupa sesuatu yang penting? Tuliskan perkara yang ada difikiran supaya anda menolong melegakan otak anda yang penuh dengan informasi. Apabila anda menulisnya anda tidak perlu takut jika terlupa pada waktu yang diperlukan.

Jika anda mempunyai ide – tuliskan.
Jika anda mempunyai masalah – tuliskan.

Apabila anda menulis suatu masalah, anda akan mendapati bahwa anda dapat berfikir dengan lebih jelas, dan satu waktu nanti perkara tersebut dapat diselesaikan. Tehnik ini tampak mudah, tapi jika anda mulai menggunakannya, anda pasti akan lihat perbedaannya kelak.

5. Tetapkan Tujuan Dan Impian

Jika anda tidak mempunyai sasaran, anda tidak akan dapat apa-apa. Anda harus mempunyai matlamat/tujuan, anda perlu tahu kemana destinasi anda, berusaha untuk mencapainya dan senantiasa ingat akan impian anda. Saya berjumpa dengan banyak orang yang mungkin tidak mengerti tentang konsep ini yang berkata “impian aku ialah untuk menjadi jutawan dalam waktu 5 tahun” tetapi apabila anda tanyakan bagaimana untuk mencapainya, mereka hanya diam saja.

Anda mesti mempunyai tujuan/matlamat jangka panjang, untuk tempo 5 tahun yang akan datang, kemudian anda perlu berusaha untuk mencapainya, kemudian tetapkan matlamat jangka pendek yang lebih mudah dicapai contohnya matlamat setahun, sebulan dan seminggu.

Saya harap 5 strategi diatas dapat menolong anda untuk mencapai kesuksesan dengan lebih mudah dan cepat.

Cerita Menyentuh dari India

Istriku berkata kepada aku yang sedang baca koran. Berapa lama lagi kamu baca koran itu? Tolong kamu ke sini dan bantu anak perempuanmu tersayang untuk makan. Aku taruh koran dan melihat anak perempuanku satu2nya, namanya Sindu tampak ketakutan, air matanya banjir di depannya ada semangkuk nasi berisi nasi susu asam/yogurt (nasi khas India /curd rice). Sindu anak yang manis dan termasuk pintar dalam usianya yang baru 8 tahun. Dia sangat tidak suka makan curd rice ini. Ibu dan istriku masih kuno, mereka percaya sekali kalau makan curd rice ada “cooling effect”.

Aku mengambil mangkok dan berkata Sindu sayang, demi ayah, maukah kamu makan beberapa sendok curd rice ini? Kalau tidak, nanti ibumu akan teriak2 sama ayah.

Aku bisa merasakan istriku cemberut di belakang punggungku. Tangis Sindu mereda dan ia menghapus air mata dengan tangannya, dan berkata “boleh ayah akan saya makan curd rice ini tidak hanya beberapa sendok tapi semuanya akan saya habiskan, tapi saya akan minta” agak ragu2 sejenak “akan minta sesuatu sama ayah bila habis semua nasinya. Apakah ayah mau berjanji memenuhi permintaan saya?”

Aku menjawab “oh pasti, sayang.”

Sindu tanya sekali lagi, “betul nih ayah ?”

“Yah pasti sambil menggenggam tangan anakku yang kemerah mudaan dan lembut sebagai tanda setuju.”

Sindu juga mendesak ibunya untuk janji hal yang sama, istriku menepuk tangan Sindu yang merengek sambil berkata tanpa emosi, janji kata istriku. Aku sedikit khawatir dan berkata: “Sindu jangan minta komputer atau barang2 lain yang mahal yah, karena ayah saat ini tidak punya uang.”

Sindu menjawab : jangan khawatir, Sindu tidak minta barang2 mahal kok. Kemudian Sindu dengan perlahan-lahan dan kelihatannya sangat menderita, dia bertekad menghabiskan semua nasi susu asam itu. Dalam hatiku aku marah sama istri dan ibuku yang memaksa Sindu untuk makan sesuatu yang tidak disukainya.

Setelah Sindu melewati penderitaannya, dia mendekatiku dengan mata penuh harap, dan semua perhatian (aku, istriku dan juga ibuku) tertuju kepadanya. Ternyata Sindu mau kepalanya digundulin/dibotakin pada hari Minggu. Istriku spontan berkata permintaan gila, anak perempuan dibotakin, tidak mungkin. Juga ibuku menggerutu jangan terjadi dalam keluarga kita, dia terlalu banyak nonton TV dan program2 TV itu sudah merusak kebudayaan kita.

Aku coba membujuk: Sindu kenapa kamu tidak minta hal yang lain kami semua akan sedih melihatmu botak. Tapi Sindu tetap dengan pilihannya, tidak ada yah, tak ada keinginan lain, kata Sindu. Aku coba memohon kepada Sindu : tolonglah kenapa kamu tidak mencoba untuk mengerti perasaan kami.

Sindu dengan menangis berkata : ayah sudah melihat bagaimana menderitanya saya menghabiskan nasi susu asam itu dan ayah sudah berjanji untuk memenuhi permintaan saya. Kenapa ayah sekarang mau menarik/menjilat ludah sendiri? Bukankah Ayah sudah mengajarkan pelajaran moral, bahwa kita harus memenuhi janji kita terhadap seseorang apapun yang terjadi seperti Raja Harishchandra (raja India jaman dahulu kala) untuk memenuhi janjinya rela memberikan tahta, harta/kekuasaannya, bahkan nyawa anaknya sendiri.

Sekarang aku memutuskan untuk memenuhi permintaan anakku : janji kita harus ditepati. Secara serentak istri dan ibuku berkata : apakah aku sudah gila? Tidak, jawabku, kalau kita menjilat ludah sendiri, dia tidak akan pernah belajar bagaimana menghargai dirinya sendiri. Sindu, permintaanmu akan kami penuhi. Dengan kepala botak, wajah Sindu nampak bundar dan matanya besar dan bagus.

Hari Senin, aku mengantarnya ke sekolah, sekilas aku melihat Sindu botak berjalan ke kelasnya dan melambaikan tangan kepadaku. Sambil tersenyum aku membalas lambaian tangannya.

Tiba2 seorang anak laki2 keluar dari mobil sambil berteriak : Sindu tolong tunggu saya. Yang mengejutkanku ternyata, kepala anak laki2 itu botak.

Aku berpikir mungkin”botak” model jaman sekarang. Tanpa memperkenalkan dirinya seorang wanita keluar dari mobil dan berkata: “anak anda, Sindu benar2 hebat. Anak laki2 yang jalan bersama-sama dia sekarang, Harish adalah anak saya, dia menderita kanker leukemia.” Wanita itu berhenti sejenak, nangis tersedu-sedu, “bulan lalu Harish tidak masuk sekolah, karena pengobatan chemo therapy kepalanya menjadi botak jadi dia tidak mau pergi ke sekolah takut diejek/dihina oleh teman2 sekelasnya. Nah Minggu lalu Sindu datang ke rumah dan berjanji kepada anak saya untuk mengatasi ejekan yang mungkin terjadi. Hanya saya betul2 tidak menyangka kalau Sindu mau mengorbankan rambutnya yang indah untuk anakku Harish. Tuan dan istri tuan sungguh diberkati Tuhan mempunyai anak perempuan yang berhati mulia.”

Aku berdiri terpaku dan aku menangis, malaikat kecilku, tolong ajarkanku tentang kasih.

Kumpulan Quote Albert Einsten

Beberapa kumpulan quote albert einstein yang sangat bagus untuk meningkatkan motivasi kita, silakan disimak aja..


Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman.
The only source of knowledge is experience.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Sesuatu yang paling sulit dimengerti di dunia ini adalah pajak penghasilan.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman

Ilmu pengetahuan adalah sesuatu yang luar biasa seandainya seseorang tidak harus menghabiskan hidupnya terhadap hal tersebut.
Knowledge is something extraordinary in case someone does not have to spend his life on it.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Terpuruk dalam masalah merupakan peluang hebat untuk kita.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Saya tidak memiliki bakat tertentu. Saya hanya ingin tahu.
I have no particular talent. I am merely inquisitive.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Jika fakta tidak sesuai dengan teori, rubahlah faktanya.
If the facts don't fit the theory, change the facts
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Semakin hukum matematika menunjukkan realitas, menjadi semakin tidak pasti; semakin pasti, semakin tidak menunjukkan realitas.
As far as the laws of mathematics refer to reality, they are not certain; and as far as they are certain, they do not refer to reality.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Kerja keras bukan untuk sukses tetapi untuk sebuah nilai.
Strive not to be a success, but rather to be of value.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Pelepasan tenaga atom telah merubah segalanya kecuali cara kita berpikir... pemecahan untuk masalah ini tergantung kepada hati nurani umat manusia. Jika saya mengetahuinya, lebih baik saya menjadi pembuat jam tangan.
The release of atom power has changed everything except our way of thinking... the solution to this problem lies in the heart of mankind. If only I had known, I should have become a watchmaker.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Tragedi kehidupan adalah sesuatu yang mati di dalam diri seseorang pada saat dia hidup.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman

Saya tidak pernah memikirkan masa depan. Masa depan akan segera datang.
I never think of the future. It comes soon enough.
Albert Einstein

Jika A adalah 'sukses', maka rumusnya adalah 'A=X+Y+Z', dimana X adalah 'kerja', Y adalah 'bermain', dan Z adalah jaga mulut anda agar tetap tertutup.
If A equals success, then the formula is: A=X+Y+Z. X is work. Y is play. Z is keep your mouth shut.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Ketika seseorang bertanya kepada Einstein, pertanyaan apa yang akan diajukan kepada Tuhan bila dia dapat mengajukan pertanyaan itu, dia menjawab,"Bagaimana awal mula jagad raya ini? Karena segala sesuatu sesudahnya hanya masalah matematika." Tapi setelah berpikir beberapa saat, dia mengubah pikirannya lalu bilang,"Bukan itu. Saya akan bertanya,"Kenapa dunia ini diciptakan?" Karena, dengan demikian saya akan mengetahui makna hidup saya sendiri."
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Telegraph tanpa kabel tidak sulit untuk dimengerti. Telegraph biasa seperti kucing yang sangat panjang. Anda tarik ekornya di New York, dan mengeong di Los Angeles. Yang tanpa kabel sama saja, hanya tanpa kucingnya.
The wireless telegraph is not difficult to understand. The ordinary telegraph is like a very long cat. You pull the tail in New York, and it meows in Los Angeles. The wireless is the same, only without the cat.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman

Tuhan tidak bermain dadu.
God doesn't play dice.
Albert Einstein

Kelemahan dalam tingkah laku menjadi kelemahan karakter.
Weakness of attitude becomes weakness of character.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Membaca, setelah beberapa waktu, menggelapkan pikiran terlalu jauh dari pencarian kreatif nya. Seseorang yang membaca terlalu banyak dan menggunakan otaknya terlalu sedikit akan menjadi kebiasaan malas untuk berpikir.
Reading, after a certain age, diverts the mind too much from its creative pursuits. Any man who reads too much and uses his own brain too little falls into lazy habits of thinking.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman

Ketika ditanya dengan apa perang dunia III akan dilakukan, Einstein menjawab bahwa ia tidak tahu. Tapi dia mengetahui dengan apa perang dunia IV akan dilakukan: Dengan pentungan dan batu!
When asked how World War III would be fought, Einstein replied that he didn't know. But he knew how World War IV would be fought: With sticks and stones!
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Agama tanpa ilmu adalah buta. Ilmu tanpa agama adalah lumpuh.
Religion without science is blind. Science without religion is paralyzed.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Kenyataan hanyalah sebuah ilusi, walaupun terjadi terus menerus.
Reality is merely an illusion, albeit a very persistent one.
Albert Einstein


Jika teori relativitas terbukti sukses, Jerman akan mengklaim saya sebagai orang Jerman dan Perancis menyatakan bahwa saya seorang penduduk dunia. Seharusnya teori saya terbukti tidak benar, Perancis akan mengatakan saya orang Jerman dan Jerman akan mengatakan saya orang Yahudi.
If my theory of relativity is proven successful, Germany will claim me as a German and France will declare that I am a citizen of the world. Should my theory prove untrue, France will say that I am a German and Germany will declare that I am a Jew.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Nasionalisme adalah penyakit yang kekanak-kanakan. Itu adalah penyakit campak dari ras manusia.
Nationalism is an infantile sickness. It is the measles of the human race.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Sejak ahli matematika menginvasi teori relativitas. Saya tidak mengerti diri saya lagi.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Kaum intelektual memecahkan masalah, para jenius mencegah mereka.
Intellectuals solve problems; genuises prevent them.
Albert Einstein


Aku meyakini bahwa Dia (Tuhan) tidak bermain dadu.
I am convinced that he ( God ) does not play dice.
Albert Einstein


Hukum gravitasi tidak berlaku terhadap orang yang sedang jatuh cinta.
Gravitation cannot be held responsible for people falling in love.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Adalah mungkin untuk menjelaskan segala sesuatu secara ilmiah, tetapi itu membuatnya tanpa rasa; itu membuatnya tanpa arti, seperti jika anda menjelaskan Simfony Beethoven sebagai variasi dari tekanan udara.
It would be possible to describe everything scientifically, but it would make no sense; it would be without meaning, as if you described a Beethoven symphony as a variation of wave pressure.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Tugas sains antara lain adalah untuk menemukan keindahan alam.
Albert Einstein


Di tengah kesulitan terdapat kesempatan.
In the middle of difficulty lies opportunity.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Satu - satunya hal yang bertentangan dengan ilmu pengetahuanku adalah pendidikanku.
The only thing that interferes with my learning is my education.
Albert Einstein


Ketika anda berpacaran dengan cewek yang manis, satu jam seperti sedetik. Ketika anda duduk di atas tungku panas, sedetik serasa satu jam. Itulah relativitas.
When you are courting a nice girl an hour seems like a second. When you sit on a red-hot cinder a second seems like an hour. That's relativity.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman


Itu tidak berarti saya cerdas, Itu hanya karena saya tetap dengan masalah tersebut lebih lama.
It's not that I'm so smart , it's just that I stay with problems longer.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman
Hal terindah yang dapat kita alami adalah misteri. Misteri adalah sumber semua seni sejati dan semua ilmu pengetahuan.
Albert Einstein - Ilmuwan Amerika kelahiran Jerman

Kegagalan Bukan Karena Orangnya

Definisi gagal : ga•gal v 1 tidak berhasil; tidak tercapai (maksudnya); 2 tidak jadi.

Dari definisi tersebut kita bisa tarik kesimpulan , bahwa orang yang gagal adalah orang yang tidak tercapai tujuannya, yang dia perbuat tidak jadi atau ngga beres / ngga selesai, jadi saat kita berada dalam event “gagal” setidaknya kita belajar sesuatu dari kegagalan kita saat itu dan kita berpikir, merubah strategi dan pada akhirnya kita bisa menyelesaikannya dengan sukses, jadi sekali lagi gagal adalah peristiwa bukan orangnya

"Failure is an event, never a person; an attitude, not an outcome."- Zig Ziglar


Tidak ada manusia yang terlahir untuk gagal. Kejatuhan dan keterpurukan adalah event2 yang mendewasakan kita. Saat kita jatuh kita mempunyai 2 pilihan : “cukup sampai sini, saya tidak mau mencoba lagi” atau “oke, kalau begini belum berhasil, gue ubah strategi, dan gue mau coba lagi!”

“There are two fatal errors that keep great projects from coming to life: Not finishing. Not starting.” - Buddha.


Walaupun kegagalan adalah peristiwa, bukan orangnya banyak orang berpikir mereka adalah orang gagal, yah dan itu menjadikan menanamkan mental gagal dalam dirinya, karena apa yang kita katakan dan pikirkan, niscaya itulah yang kita dapat. Orang sukses melihat kesempatan dalam kesempitan, orang gagal melihat kesulitan dalam kesempatan. Saat mental gagal tertanam dalam diri seseorang, bahkan untuk mencobapun sudah tidak mau walau sebenarnya mereka memiliki potensi yang lebih dari cukup. Hey bangun dong teman2, kita masi muda kita bisa menjadi apa aja yang kita mau, kuncinya gampang kok dreaming, acting, evaluating.

“The greatest failure is the failure to try.” - William A. Ward.


Mimpi aja setingginya, jangan takut jatuh dulu soalnya itu membatasi kita untuk maju! Saat kita jumpai kerikil2, kita bisa menambah strategi kita menggunakan sandal, saat kita kesulitan mendaki karena batu besar2 kita bisa mengubah sandal kita menjadi sepatu, saat kita menaiki jalanan yang terjal kita bisa ambil kayu untuk menjadikannya tongkat membantu kita jalan. Orang sukses adalah orang yang jenius dalam kehidupan, orang jenius adalah orang yang melihat hal yang sama dengan orang lain tapi berpikir beda tentang hal itu.

"A minute's success pays the failure of years.” - Robert Browning

Orang sukses bukan berarti dia tidak pernah menjumpai kegagalan, tentu orang yang saat ini kita lihat sukses, kita hanya mengagumi kesuksesannya saat ini, dan kita akan tercengang akan jatuh bangunnya, sakit2annya saat meraih kesukseseannya saat ini. Dan tentunya jika di tanya tentu orang sukses tersebut akan lebih seru ceritain waktu dia susah2 nya deh, gimana dia bisa membangun bisnis, awalnya yang bener2 susah payah modal dengkul sampe sekarang dengkulnya ga di pake lagi buat bisnisnya. Ya kalo mau cepet sukses, sering2 aja deh mencoba sesuatu dan tekunin dan ganti strategi nya saat mengalami kegagalan, dengan banyak nya kegagalan tentu banyak pelajaran yang kita bisa ambil dan itu modal yang paling penting untuk mencapai kesuksesan.

"If you want to increase your success rate, double your failure rate." - Thomas Watson, Sr



"Pikirkan dan jadilah seperti apa yang ingin kita mau sendiri,
karena kita sendiri yang membuat batas dalam diri kita sendiri." – Antonius Felix


Orang Terkaya No.3 di Indonesia

Eka Tjipta Widjaya, pendiri Sinar Mas Grup, masuk 3 besar orang terkaya Indonesia versi majalah Globe Asia. Kabarnya, total kekayaannya ± USD 3,8 milyar. Tapi siapa sangka, dia hanya lulusan SD.

Nama asli Eka Tjipta Widjaya adalah Oei Ek Tjhong. Dia lahir 3 Oktober 1923. Saat kecil, keluarganya hidup dalam kemiskinan. Bersama ibunya, ia pindah ke Makassar pada tahun 1932, ketika usianya 9 tahun.

Tiba di Makassar, Eka kecil – masih dengan nama Oei Ek Tjhong – segera membantu ayahnya yang sudah lebih dulu tiba dan mempunyai toko kecil. Tujuannya jelas, segera mendapatkan 150 dollar, guna dibayarkan kepada rentenir. Dua tahun kemudian, utang terbayar, toko ayahnya maju. Eka pun minta sekolah. Tapi Eka menolak duduk di kelas satu.

Tamat SD, ia tak bisa melanjutkan sekolahnya karena masalah ekonomi. Ia pun mulai jualan. Ia keliling kota Makassar, menjajakan biskuit dan kembang gula. Hanya dua bulan, ia sudah mengail laba Rp. 20, jumlah yang besar masa itu. Harga beras ketika itu masih 3-4 sen per kilogram. Melihat usahanya berkembang, Eka membeli becak untuk memuat barangnya.

Namun ketika usahanya tumbuh subur, datang Jepang menyerbu Indonesia, termasuk ke Makassar, sehingga usahanya hancur total. Ia menganggur total, tak ada barang impor/ekspor yang bisa dijual. Total laba Rp. 2000 yang ia kumpulkan susah payah selama beberapa tahun, habis dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari.

Di tengah harapan yang nyaris putus, Eka mengayuh sepeda bututnya dan keliling Makassar. Sampailah ia ke Paotere (pinggiran Makassar, kini salah satu pangkalan perahu terbesar di luar Jawa). Di situ ia melihat betapa ratusan tentara Jepang sedang mengawasi ratusan tawanan pasukan Belanda.

Tapi bukan tentara Jepang dan Belanda itu yang menarik Eka, melainkan tumpukan terigu, semen, gula, yang masih dalam keadaan baik. Otak bisnis Eka segera berputar. Secepatnya ia kembali ke rumah dan mengadakan persiapan untuk membuka tenda di dekat lokasi itu. Ia merencanakan menjual makanan dan minuman kepada tentara Jepang yang ada di lapangan kerja itu.

Keesokan harinya, masih pukul empat subuh, Eka sudah di Paotere. Ia membawa serta kopi, gula, kaleng bekas minyak tanah yang diisi air, oven kecil berisi arang untuk membuat air panas, cangkir, sendok dan sebagainya. Semula alat itu ia pinjam dari ibunya. Enam ekor ayam ayahnya ikut ia pinjam. Ayam itu dipotong dan dibikin ayam putih gosok garam. Dia juga pinjam satu botol wiskey, satu botol brandy dan satu botol anggur dari teman-temannya.

Jam tujuh pagi ia sudah siap jualan. Benar saja, pukul tujuh, 30 orang Jepang dan tawanan Belanda mulai datang bekerja. Tapi sampai pukul sembilan pagi, tidak ada pengunjung. Eka memutuskan mendekati bos pasukan Jepang. Eka mentraktir si Jepang makan minum di tenda.

Setelah mencicipi seperempat ayam komplit dengan kecap cuka dan bawang putih, minum dua teguk whisky gratis, si Jepang bilang joto. Setelah itu, semua anak buahnya dan tawanan diperbolehkan makan minum di tenda Eka. Tentu saja ia minta izin mengangkat semua barang yang sudah dibuang.

Segera Eka mengerahkan anak-anak sekampung mengangkat barang-barang itu dan membayar mereka 5 – 10 sen. Semua barang diangkat ke rumah dengan becak. Rumah berikut halaman Eka, dan setengah halaman tetangga penuh terisi segala macam barang.

Ia pun bekerja keras memilih apa yang dapat dipakai dan dijual. Terigu misalnya, yang masih baik dipisahkan. Yang sudah keras ditumbuk kembali dan dirawat sampai dapat dipakai lagi. Ia pun belajar bagaimana menjahit karung.

Karena waktu itu keadaan perang, maka suplai bahan bangunan dan barang keperluan sangat kurang. Itu sebabnya semen, terigu, arak Cina dan barang lainnya yang ia peroleh dari puing-puing itu menjadi sangat berharga. Ia mulai menjual terigu.

Semula hanya Rp. 50 per karung, lalu ia menaikkan menjadi Rp. 60, dan akhirnya Rp. 150. Untuk semen, ia mulai jual Rp. 20 per karung, kemudian Rp. 40.

Kala itu ada kontraktor hendak membeli semennya, untuk membuat kuburan orang kaya. Tentu Eka menolak, sebab menurut dia ngapain jual semen ke kontraktor? Maka Eka pun kemudian menjadi kontraktor pembuat kuburan orang kaya.

Ia bayar tukang Rp. 15 per hari ditambah 20 persen saham kosong untuk mengadakan kontrak pembuatan enam kuburan mewah. Ia mulai dengan Rp. 3.500 per kuburan, dan yang terakhir membayar Rp. 6.000. Setelah semen dan besi beton habis, ia berhenti sebagai kontraktor kuburan.

Demikianlah Eka, berhenti sebagai kontraktor kuburan, ia berdagang kopra, dan berlayar berhari-hari ke Selayar (Selatan Sulsel) dan ke sentra-sentra kopra lainnya untuk memperoleh kopra murah.

Eka mereguk laba besar, tetapi mendadak ia nyaris bangkrut karena Jepang mengeluarkan peraturan bahwa jual beli minyak kelapa dikuasai Mitsubishi yang memberi Rp. 1,80 per kaleng. Padahal di pasaran harga per kaleng Rp. 6. Eka rugi besar.

Ia mencari peluang lain. Berdagang gula, lalu teng-teng (makanan khas Makassar dari gula merah dan kacang tanah), wijen, kembang gula. Tapi ketika mulai berkibar, harga gula jatuh, ia rugi besar, modalnya habis lagi, bahkan berutang. Eka harus menjual mobil jip, dua sedan serta menjual perhiasan keluarga termasuk cincin kawin untuk menutup utang dagang.

Tapi Eka berusaha lagi. Dari usaha leveransir dan aneka kebutuhan lainnya. Usahanya juga masih jatuh bangun. Misalnya, ketika sudah berkibar tahun 1950-an, ada Permesta, dan barang dagangannya, terutama kopra habis dijarah oknum-oknum Permesta. Modal dia habis lagi. Namun Eka bangkit lagi, dan berdagang lagi.

Usahanya baru benar-benar melesat dan tak jatuh-jatuh setelah Orde Baru, era yang menurut Eka, “memberi kesejukkan era usaha”. Pria bertangan dingin ini mampu membenahi aneka usaha yang tadinya “tak ada apa-apanya” menjadi “ada apa-apanya”. Tjiwi Kimia, yang dibangun 1976, dan berproduksi 10.000 ton kertas (1978) dipacu menjadi 600.000 ton sekarang ini.

Tahun 1980-1981 ia membeli perkebunan kelapa sawit seluas 10 ribu hektar di Riau, mesin serta pabrik berkapasitas 60 ribu ton. Perkebunan dan pabrik teh seluas 1.000 hektar berkapasitas 20 ribu ton dibelinya pula.

Tahun 1982, ia membeli Bank Internasional Indonesia. Awalnya BII hanya dua cabang dengan aset Rp. 13 milyar. Setelah dipegang dua belas tahun, BII kini memiliki 40 cabang dan cabang pembantu, dengan aset Rp. 9,2 trilyun. PT Indah Kiat juga dibeli. Produksi awal (1984) hanya 50.000 ton per tahun.

Sepuluh tahun kemudian produksi Indah Kiat menjadi 700.000 ton pulp per tahun, dan 650.000 ton kertas per tahun. Tak sampai di bisnis perbankan, kertas, minyak, Eka juga merancah bisnis real estate. Ia bangun ITC Mangga Dua, ruko, apartemen lengkap dengan pusat perdagangan. Di Roxy ia bangun apartemen Green View, di Kuningan ada Ambassador.

“Saya Sungguh menyadari, saya bisa seperti sekarang karena Tuhan Maha Baik. Saya sangat percaya Tuhan, dan selalu ingin menjadi hamba Nya yang baik,” katanya mengomentari semua suksesnya kini. “Kecuali itu, hematlah,” tambahnya.

Ia menyarankan, kalau hendak menjadi pengusaha besar, belajarlah mengendalikan uang. Jangan laba hanya Rp. 100, belanjanya Rp. 90. Dan kalau untung Cuma Rp. 200, jangan coba-coba belanja Rp. 210,” Waahhh, itu cilaka betul,” katanya.

Setelah 58 tahun berbisnis dan bergelar konglomerat, Eka mengatakan, dia pribadi sebenarnya sangat miskin. “Tiap memikirkan utang berikut bunganya yang demikian besar, saya tak berani menggunakan uang sembarangan. Ingin rehat susah, sebab waktu terkuras untuk bisnis. Terasa benar tak ada waktu menggunakan uang pribadi,” Eka mengeluh. Hendak makan makanan enak, lanjutya, sulit benar karena makanan enak rata-rata berkolesterol tinggi.

Inilah ironi, kata Eka. Dulu ia susah makan makanan enak karena miskin. Kini ketika sudah “konglomerat” (dengan 70 ribu karyawan dan hampir 200 perusahaan), Eka tetap susah makan enak, karena takut kolestrol. Usia ayah delapan anak kelahiran 3 Oktober 1923 ini sudah hampir 73 tahun. Usia yang menuntutnya menjaga kesehatan secara ketat dan prima.

Kini ketika sudah “konglomerat” (dengan 70 ribu karyawan dan hampir 200 perusahaan), Eka tetap susah makan enak, karena takut kolestrol. Usia ayah delapan anak kelahiran 3 Oktober 1923 ini sudah hampir 73 tahun. Usia yang menuntutnya menjaga kesehatan secara ketat dan prima.

Men : Slmt pagi Tuhan, sekiranya Tuhan punya waktu sedikit aku ingin bicara.
GOD : Ooo..waktukU adalah KEKEKALAN, tdk ada masalah ttg Waktu. Apa pertanyaanmu?
Men : Tks.. Apa yg paling mengherankan bagiMU tentang kami manusia?
GOD : Hahaha.. kalian itu makhluk yg aneh.

  • Pertama, suka mencemaskan masa Depan, sampai lupa hari ini.
  • Kedua, kalian hidup seolah olah tidak bakal mati.
  • Ketiga, kalian cepat bosan sebagai anak-anak dan terburu-buru ingin dewasa. Namun stlh dewasa rindu lagi jadi anak2 : suka bertengkar, ngambek, dan ribut karena soal2 sepele.
  • Lalu Keempat, kalian rela kehilangan kesehatan demi mengejar uang, ttp membayarnya kembali utk mengembalikan kesehatan itu.

Hal - hal begitulah yang membuat hidup kalian susah.

Men : Lantas apa nasihat Tuhan agar kami bisa hidup BAHAGIA ?
GOD : sebenarnya semua nasihat sudah pernah diberikan. Inilah satu lagi keanehan kalian : Suka Melupakan nasihatKU.

Baiklah Ku ulangi lagi ya beberapa yg terpenting
  1. Kalian harus sadar bahwa mengejar rejeki adalah sebuah kesalahan. Yang seharusnya kalian lakukan ialah menata diri agar kalian layak dikucuri rejeki. jadi jangan mengejar rejeki, tetapi biarlah rejeki yang mengejar kalian.
  2. Ingat : "siapa" yang kalian miliki itu lbh berharga dari pada "apa" yang kalian punyai. Perbanyaklah teman, kurangi musuh.
  3. Jangan bodoh dgn cemburu dan membandingkan yg dimiliki org lain. Melainkan Bersyukurlah dgn apa yg sdh kalian terima. Khususnya, kenalilah talenta dan potensi yg kalian miliki lalu kembangkanlah itu sebaik-baiknya, maka kalian akan menjadi manusia Unggul. Otomatis Rejeki yg akan mengejar kalian.
  4. Ingat orang yg disebut Kaya bukanlah dia yg berhasil mengumpulkan yg paling banyak, tetapi adalah dia yg paling "sedikit" memerlukan, sehingga masih sanggup memberi kpd sesamanya. Ok ?

Yg terpenting buat kamu pribadi yg sdg membaca ini, bisa mengerti dan bertindaklah.
Ingat janji ini : "AKU Tidak Akan Meninggalkanmu.

Motivasi oleh Mario Teguh And Friends

"Hentikanlah kebiasaanmu
membandingkan kekuranganmu
dengan kelebihan orang lain." (Mario Teguh)

"Bila anda gagal hari ini, jangan pernah menyerah. Ulangi terus kegagalan anda sampai boss anda menyerah" :D (Mario Tegar)

"Jgn pernah menyerah... Benturkanlah kepala anda ditembok atau batu, maka akan keluar duit" (Mario Bross)

"Jika modal usaha Anda habis utk aktivitas usaha Anda, setor terus modal Anda sekalipun tidak mendatangkan hasil" (Mario Tekor)

"Tak ada pekerjaan yg berat. Pekerjaan Seberat Apapun Akan Terasa Ringan Apabila Tidak Dikerjakan" (Mario Ngeluh)

"Jika anda merasa lelah dengan pekerjaan anda, Maka tidurlah, maka 1 masalah sudah terselesaikan" :D (Mario Tepar)

"Jgn pernah mikir kerjaan terus...enjoy ur life, forget bout everything that's bothering u...let's get this party started!!!!". (Mari yo Dugem)

"Mulai dari yg mudah dan ringan, yg rumit dan berat nanti juga ada org lain yg ngerjain" (Mario Tega)

"Mulailah dari yg kecil ... krn semua yg besar dulunya jg kecil" (Mario Erot)

Kesuksesan bisa diraih krn usaha...
Usaha ada krn kemauan...
Kemauan tercipta krn ada cita-cita...
Cita-cita brasal dari mimpi...
Mimpi ada krn Tidur...
So... Jika ingin sukses marilah kita Tidur... (Mario Males)

"Tak ada pekerjaan yg berat. Jika merasa berat posisikan diri anda jangan dibawah, cobalah di atas. Jika masih terasa berat gantilah pasangan anda." (Maria Ozawa)

Rahasia Kesuksesan Orang Japan

Semenjak terkena tsunami, negara jepang selalu menjadi topik pembicaraan di berbagai media, ditambah lagi setelah tsunami, ancaman besar datang dari radiasi nuklir yang dapat membahayakan masyarakat jepang sendiri.
'
Walaupun demikian masyarakat jepang tetap berjuang dan berusaha melewati semua cobaan ini, berikut ini beberapa Rahasia kesuksesan Orang Japan.. :)

1. Kerja Keras

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan.

2. Malu

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. Hidup Hemat

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00.

4. Loyalitas

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan.

5. Inovasi

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah.

6. Pantang Menyerah

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia . Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki , disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo . Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen) . Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini

7. Budaya Baca

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institute penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan.

8. Kerjasama Kelompok

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok” . Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. Mandiri

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. Jaga Tradisi & Menghormati Orang Tua

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini.

Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan.

Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena “hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Pengalaman Hidup di Jepang oleh Rouli Esther Pasaribu

Berikut ini merupakan cerita pengalaman hidup seseorang WNI yang menuntut ilmu di Jepang, dimana kehidupan dan mental orang jepang yang sangat berbeda dengan indonesia, dimana mereka selalu berusaha tanpa pantang menyerah


Terus terang aja, satu kata yang bener2 bikin muak jiwa raga setelah tiba di Jepang dua tahun lalu adalah : GAMBARU alias berjuang mati-matian sampai titik darah penghabisan. Muak abis, sumpah, karena tiap kali bimbingan sama prof, kata-kata penutup selalu : motto gambattekudasai (ayo berjuang lebih lagi), taihen dakedo, isshoni gambarimashoo (saya tau ini sulit, tapi ayo berjuang bersama-sama), motto motto kenkyuu shitekudasai (ayo bikin penelitian lebih dan lebih lagi). Sampai gw rasanya pingin ngomong, apa ngga ada kosa kata lain selain GAMBARU? apaan kek gitu, yang penting bukan gambaru.



Gam baru itu bukan hanya sekadar berjuang2 cemen gitu2 aja yang kalo males atau ada banyak rintangan, ya udahlah ya...berhenti aja. Menurut kamus bahasa jepang sih, gambaru itu artinya :



"doko made mo nintai shite doryoku suru" (bertahan sampai kemana pun juga dan berusaha abis-abisan)



Gambaru itu sendiri, terdiri dari dua karakter yaitu karakter "keras" dan "mengencangkan". Jadi image yang bisa didapat dari paduan karakter ini adalah "mau sesusah apapun itu persoalan yang dihadapi, kita mesti keras dan terus mengencangkan diri sendiri, agar kita bisa menang atas persoalan itu" (maksudnya jangan manja, tapi anggap semua persoalan itu adalah sebuah kewajaran dalam hidup, namanya hidup emang pada dasarnya susah, jadi jangan ngarep gampang, persoalan hidup hanya bisa dihadapi dengan gambaru, titik.).



Terus terang aja, dua tahun gw di jepang, dua tahun juga gw ngga ngerti, kenapa orang2 jepang ini menjadikan gambaru sebagai falsafah hidupnya. Bahkan anak umur 3 tahun kayak Joanna pun udah disuruh gambaru di sekolahnya, kayak pake baju di musim dingin mesti yang tipis2 biar ngga manja terhadap cuaca dingin, di dalam sekolah ngga boleh pakai kaos kaki karena kalo telapak kaki langsung kena lantai itu baik untuk kesehatan, sakit2 dikit cuma ingus meler2 atau demam 37 derajat mah ngga usah bolos sekolah, tetap dihimbau masuk dari pagi sampai sore, dengan alasan, anak akan kuat menghadapi penyakit jika ia melawan penyakitnya itu sendiri. Akibatnya, kalo naik sepeda di tanjakan sambil bonceng Joanna, dan gw ngos2an kecapean, otomatis Joanna ngomong : Mama, gambare! mama faitoooo! (mama ayo berjuang, mama ayo fight!). Pokoknya jangan manja sama masalah deh, gambaru sampe titik darah penghabisan it's a must!



Gw bener2 baru mulai sedikit mengerti mengapa gambaru ini penting banget dalam hidup, adalah setelah terjadi tsunami dan gempa bumi dengan kekuatan 9.0 di jepang bagian timur. Gw tau, bencana alam di indonesia seperti tsunami di aceh, nias dan sekitarnya, gempa bumi di padang, letusan gunung merapi....juga bukanlah hal yang gampang untuk dihadapi. Tapi, tsunami dan gempa bumi di jepang kali ini, jauuuuuh lebih parah dari semuanya itu. Bahkan, ini adalah gempa bumi dan tsunami terparah dan terbesar di dunia.



Wajaaaaaaar banget kalo kemudian pemerintah dan masyarakat jepang panik kebingungan karena bencana ini. Wajaaaaar banget kalo mereka kemudian mulai ngerasa galau, nangis2, ga tau mesti ngapain. Bahkan untuk skala bencana sebesar ini, rasanya bisa "dimaafkan" jika stasiun-stasiun TV memasang sedikit musik latar ala lagu-lagu ebiet dan membuat video klip tangisan anak negeri yang berisi wajah-wajah korban bencana yang penuh kepiluan dan tatapan kosong tak punya harapan. Bagaimana tidak, tsunami dan gempa bumi ini benar-benar menyapu habis seluruh kehidupan yang mereka miliki. Sangat wajar jika kemudian mereka tidak punya harapan.



Tapi apa yang terjadi pasca bencana mengerikan ini? Dari hari pertama bencana, gw nyetel TV dan nungguin lagu-lagu ala ebiet diputar di stasiun TV. Nyari-nyari juga di mana rekening dompet bencana alam. Video klip tangisan anak negeri juga gw tunggu2in. Tiga unsur itu (lagu ala ebiet, rekening dompet bencana, video klip tangisan anak negeri), sama sekali ngga disiarkan di TV. Jadi yang ada apaan dong?



Ini yang gw lihat di stasiun2 TV :



1. Peringatan pemerintah agar setiap warga tetap waspada

2. Himbauan pemerintah agar seluruh warga jepang bahu membahu menghadapi bencana (termasuk permintaan untuk menghemat listrik agar warga di wilayah tokyo dan tohoku ngga lama-lama terkena mati lampu)

3. Permintaan maaf dari pemerintah karena terpaksa harus melakukan pemadaman listrik terencana

4. Tips-tips menghadapi bencana alam

5. nomor telepon call centre bencana alam yang bisa dihubungi 24 jam

6. Pengiriman tim SAR dari setiap perfektur menuju daerah-daerah yang terkena bencana

7. Potret warga dan pemerintah yang bahu membahu menyelamatkan warga yang terkena bencana (sumpah sigap banget, nyawa di jepang benar-benar bernilai banget harganya)

8. Pengobaran semangat dari pemerintah yang dibawakan dengan gaya tenang dan tidak emosional : mari berjuang sama-sama menghadapi bencana, mari kita hadapi (government official pake kata norikoeru, yang kalo diterjemahkan secara harafiah : menaiki dan melewati) dengan sepenuh hati

9. Potret para warga yang terkena bencana, yang saling menyemangati :

*ada yang nyari istrinya, belum ketemu2, mukanya udah galau banget, tapi tetap tenang dan ngga emosional, disemangati nenek2 yang ada di tempat pengungsian : gambatte sagasoo! kitto mitsukaru kara. Akiramenai de (ayo kita berjuang cari istri kamu. Pasti ketemu. Jangan menyerah)

*Tulisan di twitter : ini gempa terbesar sepanjang sejarah. Karena itu, kita mesti memberikan usaha dan cinta terbesar untuk dapat melewati bencana ini; Gelap sekali di Sendai, lalu ada satu titik bintang terlihat terang. Itu bintang yang sangat indah. Warga Sendai, lihatlah ke atas.



Sebagai orang Indonesia yang tidak pernah melihat cara penanganan bencana ala gambaru kayak gini, gw bener-bener merasa malu dan di saat yang bersamaan : kagum dan hormat banget sama warga dan pemerintah Jepang. Ini negeri yang luar biasa, negeri yang sumber daya alamnya terbatas banget, negeri yang alamnya keras, tapi bisa maju luar biasa dan punya mental sekuat baja, karena : falsafah gambaru-nya itu. Bisa dibilang, orang-orang jepang ini ngga punya apa-apa selain GAMBARU. Dan, gambaru udah lebih dari cukup untuk menghadapi segala persoalan dalam hidup.



Bener banget, kita mesti berdoa, kita mesti pasrah sama Tuhan. Hanya, mental yang apa-apa "nyalahin" Tuhan, bilang2 ini semua kehendakNya, Tuhan marah pada umatNya, Tuhan marah melalui alam maka tanyalah pada rumput yang bergoyang.....I guarantee you 100 percent, selama masih mental ini yang berdiam di dalam diri kita, sampai kiamat sekalipun, gw rasa bangsa kita ngga akan bisa maju. kalau ditilik lebih jauh, "menyalahkan" Tuhan atas semua bencana dan persoalan hidup, sebenarnya adalah kata lain dari ngga berani bertanggungjawab terhadap hidup yang dianugerahkan Sang Pemilik Hidup. Jika diperjelas lagi, ngga berani bertanggungjawab itu maksudnya : lari dari masalah, ngga mau ngadepin masalah, main salah2an, ngga mau berjuang dan baru ketemu sedikit rintangan aja udah nangis manja.



Kira-kira setahun yang lalu, ada sanak keluarga yang mempertanyakan, untuk apa gw menuntut ilmu di Jepang. Ngapain ke Jepang, ngga ada gunanya, kalo mau S2 atau S3 mah, ya di eropa atau amerika sekalian, kalo di Jepang mah nanggung. Begitulah kata beliau. Sempat terpikir juga akan perkataannya itu, iya ya, kalo mau go international ya mestinya ke amrik atau eropa sekalian, bukannya jepang ini. Toh sama-sama asia, negeri kecil pula dan kalo ga bisa bahasa jepang, ngga akan bisa survive di sini. Sampai sempat nyesal juga,kenapa gw ngedaleminnya sastra jepang dan bukan sastra inggris atau sastra barat lainnya.



Tapi sekarang, gw bisa bilang dengan yakin sama sanak keluarga yang menyatakan ngga ada gunanya gw nuntut ilmu di jepang. Pernyataan beliau adalah salah sepenuhnya. Mental gambaru itu yang paling megang adalah jepang. Dan menjadikan mental gambaru sebagai way of life adalah lebih berharga daripada go international dan sejenisnya itu. Benar, sastra jepang, gender dan sejenisnya itu, bisa dipelajari di mana saja. Tapi, semangat juang dan mental untuk tetap berjuang abis-abisan biar udah ngga ada jalan, gw rasa, salah satu tempat yang ideal untuk memahami semua itu adalah di jepang. Dan gw bersyukur ada di sini, saat ini.



Maka, mulai hari ini, jika gw mendengar kata gambaru, entah di kampus, di mall, di iklan-iklan TV, di supermarket, di sekolahnya joanna atau di mana pun itu, gw tidak akan lagi merasa muak jiwa raga. Sebaliknya, gw akan berucap dengan rendah hati : Indonesia jin no watashi ni gambaru no seishin to imi wo oshietekudasatte, kokoro kara kansha itashimasu. Nihon jin no minasan no yoo ni, gambaru seishin wo mi ni tsukeraremasu yoo ni, hibi gambatteikitai to omoimasu. (Saya ucapkan terima kasih dari dasar hati saya karena telah mengajarkan arti dan mental gambaru bagi saya, seorang Indonesia. Saya akan berjuang tiap hari, agar mental gambaru merasuk dalam diri saya, seperti kalian semuanya, orang-orang Jepang).



Say YES to GAMBARU!
http://www.facebook.com/notes/rouli-esther-pasaribu/say-yes-to-gambaru/10150117207821462

Born and Death

Hari ini Agus mendapatkan pelajaran yang sangat berharga ketika ia menemani Bapaknya sehari penuh. Walaupun bukan untuk jalan-jalan, perjalanan yang mereka lakukan begitu bermakna dalam hari-hari Agus ke depan. Bagaimana tidak, dalam satu hari ini, Agus dihadapkan pada dua fenomena yang berbeda dan sangat bertolak belakang: Kelahiran dan Kematian.

Pagi hari, Agus diajak ayahnya untuk menemani beliau menjenguk istri temannya yang sedang melahirkan di salah satu rumah sakit ternama di tempat tinggalnya. Agus hanya mengangguk tanpa protes. Ia sangat tahu persis kebiasaan ayahnya. Jika diprotes, ayahnya langsung marah. Namun di samping sifat temperamental ayahnya tersebut, tersimpan sisi-sisi pendidikan yang amat dalam.

“Coba amati baik-baik apa yang nanti kamu saksikan di ruang teman bapak itu!” pesan ayah Agus beberapa menit sebelum memasuki ruangan bersalin. Tampak, teman ayah Agus tersenyum gembira beserta keluarganya, menyambut kedatangan teman sejawatnya dan Agus sendiri. Dan tentunya, raut wajah tersebut tampak setelah mendengar tangisan bayi yang lahir dengan selamat. Begitu bahagianya!

Itu kejadian pada pagi harinya. Dan sore harinya, Agus dibawa ayahnya untuk melayat salah satu orang tua dari rekan bisnis beliau. Dan sebagaimana di pagi hari tadi, Agus tidak berkata apa-apa. Ia hanya mengikuti kemana arah langkah kaki ayahnya berjalan.

“Coba amati baik-baik apa yang nanti kamu saksikan di rumah duka teman bapak itu!” lagi-lagi ayah Agus berpesan beberapa menit sebelum memasuki rumah duka. Terlihat beberapa wajah sedih dan menangis para pelayat. Mereka menangisi kepergian sang mayat. Dan ketika Agus melihat aura wajah mayat yang meninggal, ia melihat senyum simpul dari sang mayat di kedua belah bibirnya.

Dan akhirnya, malam hari, Agus dan ayahnya pulang kerumah. Sebelum beranjak ketempat tidur, Sang Ayah bertanya santai kepada Agus tentang apa yang dilihatnya. Agus pun menceritakan segala apa yang ia amati. Dan diakhir pembicaraan, sang Ayah berpesan sebagai berikut;

Ketika kamu lahir, kamu menangis dan sekelilingmu tertawa gembira. Maka bertekadlah untuk berbakti pada mereka agar kelak ketika kamu meninggalkan dunia ini, lamu tersenyum gembira melihat karya-karyamu yang membanggakan, dan sekelilingmu menangisi kepergianmu yang sangat berarti!

Sebelum Mengeluh

1. Hari ini sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali

2. Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu, Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.

3. Sebelum anda mengeluh tidak punya apa-apa,Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta di jalanan.

4. Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.

5. Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istri anda,Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Tuhan untuk diberikan teman hidup

6. Hari ini sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat

7. Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,Pikirkan tentang orang-orang yang
tinggal di jalanan

8. Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan

9. Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda.

10. Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,Ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.

11. Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Tuhan bahwa kamu masih hidup !

Our Partnership

 
Ivan Things © 2012 | Designed by LogosDatabase.com, in collaboration with Credit Card Machines, Corporate Headquarters and Motivational Quotes